Transit semalam di Singapura [part 2]

Posted by Salahuddin Muhammad Iqbal on 19.44 with 1 comment
Tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan sebelumnya yaitu Transit semalam di Singapura [part 1] ......

Setelah cukup puas tidur meskipun beberapa kali terganggu oleh pengunjung lain yang sepertinya bukan seorang muslim. Cukup unik juga melihat masjid dikunjungi oleh pengunjung/turis yang bukan seorang muslim. Meskipun hanya sebatas sekitar koridor masjid tapi tetap pengalaman yang jarang didapatkan di Indonesia, khususnya Surabaya. Konon masjid ini didirikan oleh Sultan Hussain Shah dekat kerajaannya. Banyak umat muslim datang ke masjid itu termasuk Sumatra dan Melaka. Maka tahun 1975 Singapura meresmikan masjid ini menjadi Monumen. Dan sekarang dikelola oleh Majelis Ulama Singapura (MUIS).


Sultan Masjid Singapore Singapura Golden
Sultan Masjid ketika malam - Xperia Neo
Waktunya buka PUASA ! cihuy ! Lumayan lama juga menunggu pukul 19.15 untuk berbuka puasa. Meskipun secara waktu sepertinya lama berpuasa tetapi kenyatannya cuma beda beberapa menit lebih lama dari Jakarta untuk berbuka. Karena memang secara geografis, Singapura masih satu zona waktu dengan WIB. Cuman karena pemerintahannya cukup pintar untuk menghemat energi maka langkah yang diambil adalah mempercepat 'waktu' mereka selama satu jam.

Aku berbuka dengan membeli minuman berwarna hijau dibawah ini. Kalau tidak salah minuman berasa pandan. Badan segar kembali setelah hampir seluruh botol aku habiskan.

green pandan xperia neo
Minuman Hijau Pandan - Xperia Neo
Setelah itu cari-cari sekitar untuk yang bisa dimakan, hmm banyak sekali masakan yang sepertinya enak-enak. Banyak juga masakan Indonesia yang disukai oleh masyarakat Malaysia dan Singapura, yaitu Nasi Padang !
Nasi Padang bazaar Singapura Singapore
Penjual Nasi Padang - Xperia Neo
Rawon Singapore Singapura
Penjual bumbu rawon - Nex 5 Super Takumar 55mm/1.8
bazaar sultan mosque singapore singapura
Suasana bazaar - Xperia Neo
    

Karena berniat untuk menghemat uang yang ada maka aku pilih penjual gorengan dekat pintu. Lumayan bisa membuat kenyang perut karena isinya terdapat udang besar, hmmm enaak~

fried shrimp singapore Singapura
Penjual Gorengan - Nex 5 Super Takumar 55mm/1.8
Kalau tidak salah 1SGD bisa dapat beberapa gorengan yang cukup banyak. Setidaknya bisa membuat aku kenyang. Sambil makan aku jalan-jalan sekitar melihat beberapa toko dan juga tentunya memotret. Setelah kenyang aku baru berpikir "Apakah ada buka bersama yang disediakan oleh masjid ini ?" dan aku melihat terop biru beserta orang-orang yang sepertinya telah selesai makan. Dalam hati aku teriak "Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak" .........

Yasudahlah aku terima nasib tidak dapat ikut buka bersama, hiks. Setelah sholat maghrib yang ternyata lumayan banyak orang yang ikut sholat, aku melanjutkan jalan-jalanku yang sudah tertunda selama 3 jam lebih dari jadwalku. Sebelum pergi aku coba membeli burger sate yang dari tadi aku penasaran dengan rasanya.

Satay Burger - Nex 5 Super Takumar 55mm/1.8
Setelah perut lumayan kenyang dan stamina bangkit kembali maka aku kembali berjalan ke arah Stasiun Bugis untuk keliling lagi. Di tengah jalan melihat toko yang dengan cepat menahanku. Satu toko penuh dengan barang antik ! Toko tersebut bernama DINKY DI STORE. Berbagai barang antik dan unik terlihat dari luar toko. Dan pastinya kamera film dengan berbagai tipe. Toko tersebut bernama DINKY DI STOR. Ada kamera SLR, Rangefinder, dan Point and shoot . Sayang tokonya tutup jadi tidak bisa tanya-tanya atau sekedar melihat-lihat barangnya. Toko itu terletak dekat Stasiun Bugis, hanya sekitar 10menit jalan kaki dari stasiun.
DINKY DI STORE, Unique and antique store - Xperia Neo
Bersambung.....