Transit semalam di Singapura [part 1]

Posted by Salahuddin Muhammad Iqbal on 06.38 with 4 comments
Akhirnya keinginan menulisku tumbuh lagi setelah membaca blog dari teman-temanku. Blog-blog temanku menginspirasi aku untuk menulis lagi melalui blog.

Liburan semester 5 kali ini aku sempatkan untuk bisa berkumpul dengan keluargaku yang sedang di New Delhi,India. Ajakan bapak langsung aku terima dan segera aku mencari waktu penerbangan yang tepat dan tentu saja dengan maskapai yang murah! haha.

Untuk ke India, New Delhi contohnya, rute yang aku ambil ini adalah dari Surabaya ke Singapura dengan Lion Air dan penerbangan berikutnya dengan maskapai India yang cukup murah yaitu Indigo pada hari berikutnya.

Penerbangan ke Singapura dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2012 pada pukul 08.00 WIB dan diperkirakan mendarat pada pukul 11.20 SGT(Singapore Time/GMT-8). Kalau tidak jeli melihat waktu yang tertera di tiket pesawat pasti mengira waktu penerbangan lama sekali, padahal karena perbedaan waktu satu jam dari WIB :D .

Sebelum berangkat pacarku @hzboy jauh-jauh dari rumahnya, Rungkut, datang ke Bandar Udara Juanda untuk nemanin menunggu pesawat atau bahasa jepangnya Miokuri 見送り . Thanks dear meskipun belum mandi tapi masih sempatin waktu :P

Ketika di pesawat, aku berkenalan dengan dua orang surabaya yang akan liburan di singapura 3 hari. Kayaknya asik juga ya hmm. Karena malam sebelum berangkat tidak tidur maka penerbangan selama sekitar 2 jam ini aku sempatkan untuk memejamkan mata.

Setelah tidur yang cukup singkat, mendaratlah pesawatnya dengan mulus di Bandar Udara Changi, Singapura. Karena masih cukup ngantuk, untuk berjalan harus ekstra tenaga.... Dengan selamat lolos dari pihak imigrasi tanpa dicurigai teroris atau pecandu narkoba yang berusaha menyelundupkan obat terlarang, phew.

Tempat yang dituju setelah mengambil barang adalah left baggage yang bahasa indonesianya peninggalan barang. Sekedar info, barang bawaaan saya hanya tas jinjing yang berisi pakaian; dan tas selempang. Jadi untuk memudahkan jalan-jalan selama sehari di Singapura saya harus menitipkan barang di bandara. Kalau tidak salah sehari (24jam) seharga 3,5SGD. Harga juga relatif, tergantung apa yang akan dititipkan.

Setelah selesai menitipkan barang dan membayar, langsung menuju stasiun kereta dan membeli tiket terusan atau disebut STP (Singapore Tourist Pass). Dengan tiket ini kita dapat memakai kereta listrik dan bis di seluruh Singapura dengan hanya satu harga ! woohoo ! Silahkan klik link yang tersedia untuk info lebih jelas ya :D . Sayangnya belum sempat mencoba naik bis-bis di Singapura. Yah mungkin lain kali waktu bisa mencoba lah.

Tujuan pertama saya adalah Stasiun City Hall . Stasiun ini lumayan berada ditengah-tengah pusat keramaian di Singapura. Aku bisa ke beberapa museum dan pusat perbelanjaan (meskipun tidak belanja). Orchard pun bisa ditempuh dengan jalan kaki tidak sampai 30menit. Sesampai di City Hall dan keluar dari stasiun aku menuju museum filatelis (museumnya postcard/stamp-freak haha). Di perjalanan aku sambil memegang kamera dan nyetreet (Street Photography) . Semuanya dibawah memakai Super-Takumar 55mm f/1.8
singapura singapore street photography
Suasana hari kerja di Singapura
save the wow street photography ads singapore singapura
gw harus bilang 'WOW' gitu ? #eh


bus bis singapore singapura street photography
Suasana penumpang bis. Mirip ya kayak di Surabaya....
Setelah beberapa menit (lumayan lama, karena sempat tersesat--buta arah haha) akhirnya sampai juga di museum filatelis. Sayangnya waktu berkunjung kesana sehari sebelum open house, err. Meskipun besok masih di singapura tapi masih banyak tempat yang harus dikunjungi... yaa sudahlah.

stamp museum singapura singapore post
Banner besar seperti postcard berisikan info tentang open house

museum singapore singapura post stamp
Seorang pengunjung membuka panel-panel yang berisikan berbagai informasi

philately philatelic museum singapore singapura post stamp

stamp peek sneak museum post philatelic philately singapore singapura
Mengintip perangko yang langka

quote singapore singapura museum philately letter

poster mexico museum singapore singapura philately
Tidak ada hubungannya dengan filatelis tapi poster yang sangat menarik.

museum singapore singapura couple
Orang singapura pacaran bisa ke museum, hiks...

museum philately singapore singapura
Wow! Ada jemuran! Salah satu ruangan yang berisikan tentang penyebaran rempah-rempah / spices

miniature post museum singapore singapura philately
Salah satu miniatur tempat pos dari china. Sayang sekali tempat pos Indonesia tidak ada disini.

Setelah cukup puas melihat hampir semua yang ada di museum, aku lanjut menuju tujuan berikutnya : Masjid Sultan . Tujuannya jelas ke masjid pada sekitar pukul 13.30 hari itu, yaitu Sholat dan Istirahat. Memang jalan-jalan ketika sedang berpuasa itu sangat sulit dan sulit. Karena itu dalam Islam diperbolehkan dibatalkan puasanya ketika melakukan perjalanan jauh / musafir. Tapi sebelum kesana aku sempatkan menjelajahi tempat-tempat disekitar itu. Ada museum seni singapura / Singapore Art Museum beberapa menit dari museum filatelis tadi. Cuman karena tiket masuk cukup mahal dan sangat lelah maka aku urungkan niatku untuk melihat-lihat didalamnya. Di sini sering ada pameran berbagai macam seni yang sepertinya mengakomodir hasrat warga singapura untuk menampilkan bakat seninya.

street photography singapore art museum seni
Koridor di Museum Seni Singapura yang bergaya bangunan eropa lama.

Perjalanan aku lanjutkan menuju stasiun terdekat (maaf lupa namanya). Seketika aku langsung terkejut melihat arsitektur pintu masuknya. Atapnya terbuat dari kaca dan dikasih aliran air sehingga bayangan dibawah membuat kita terasa dibawah air. Sangat unik.

singapore station MRT street photography
Seorang turis juga ikut kaget melihat bayangan yang diciptakan dari air tergenang diatas atap berkaca.

Masjid Sultan berada di dekat Stasiun Bugis dimana disana seperti perkampungan arab dan melayu. Bangunan-bangunan sekitarnya cukup unik.

street photography bugis singapore singapura
Berbagai macam toko ada disini. Bangunan-bangunannya cukup unik.

street photography singapura singapore
Lorong di tempat perbelanjaan.

Fyuh akhirnya sampai juga di masjid. Langsung aku ambil wudhu dan sholat Dhuhur-Ashar di jama' qasar. Setelah shalat dan berdoa langsung aku cari tempat nyaman untuk istirahat.....

Sultan Masjid Mosque Neo Xperia
Suasana masjid sore itu sekitar pukul 14.30 . Diambil dengan ponsel saya Xperia Neo. Cukup bagus kualitasnya.

Bersambung ke part 2 .......